Mengungkap Sejarah Komputer Generasi Kedua

komputer generasi dua

Pada rentang waktu antara 1959 hingga 1965, dunia menyaksikan perkembangan pesat dalam dunia teknologi komputer, yang dikenal sebagai era Komputer Generasi Kedua. Periode ini ditandai oleh inovasi signifikan yang membawa perubahan besar dalam ukuran, kecepatan, dan efisiensi komputer.

Pengaruh Transistor dan Memori Inti-Magnetik

Pada tahun 1948, penemuan transistor menjadi tonggak bersejarah yang memengaruhi perkembangan komputer. Transistor, yang menggantikan tabung vakum di berbagai perangkat elektronik, termasuk komputer, memberikan dampak besar pada ukuran mesin elektrik yang menjadi jauh lebih kecil. Pada tahun 1956, transistor mulai digunakan di dalam komputer, membuka babak baru dalam evolusi teknologi komputer.

Pada periode ini, penemuan lain yang mencolok adalah pengembangan memori inti-magnetik. Teknologi ini membantu menghasilkan komputer generasi kedua yang lebih kecil, lebih cepat, lebih dapat diandalkan, dan lebih hemat energi dibandingkan dengan pendahulunya. Super komputer menjadi pionir dalam memanfaatkan teknologi baru ini, dengan IBM menciptakan super komputer bernama Stretch dan Sperry-Rand menghadirkan komputer LARC.

Superkomputer untuk Penelitian Atom

Super komputer generasi kedua ini awalnya dikembangkan untuk laboratorium energi atom. Kemampuan mereka menangani sejumlah besar data menjadi krusial bagi penelitian di bidang atom. Meskipun sangat mahal dan kompleks, komputer-komputer ini membuka jalan bagi kemajuan dalam pemahaman dan penelitian di bidang ilmu atom.

Namun, keterbatasan harga dan kompleksitas membuat komputer generasi kedua kurang populer untuk kebutuhan bisnis. Hanya dua unit LARC yang pernah dipasang dan digunakan, satu di Lawrence Radiation Labs di Livermore, California, dan yang lainnya di US Navy Research and Development Center di Washington D.C.

Bahasa Rakitan dan Ciri-ciri Generasi Kedua

Salah satu perubahan penting lainnya adalah penggantian bahasa mesin dengan Bahasa rakitan. Bahasa rakitan menggunakan singkatan-singkatan untuk menggantikan kode biner, membuatnya lebih mudah dipahami dan digunakan oleh para pengembang. Ini membawa efisiensi dalam pengembangan perangkat lunak untuk komputer generasi kedua.

Beberapa ciri-ciri khas komputer generasi kedua meliputi kapasitas memori utama yang cukup besar, penggunaan transistor yang jauh lebih kecil, dan penggunaan media penyimpanan seperti magnetic tape dan magnetic disk yang berbentuk removable disk. Komputer ini juga menonjol dengan kemampuan proses real-time dan time sharing yang menjadi kunci dalam aplikasi bisnis dan teknik.

Contoh nyata dari komputer generasi kedua termasuk PDP-5 dan PDP-8 yang dibuat pada tahun 1963, menjadi komputer mini komersial pertama. Selain itu, ada juga komputer IBM 7070, IBM 1400, NCR 300, dan sebagainya, yang memperlihatkan kemajuan yang signifikan dalam dunia komputasi.


Teruslah menggali pengetahuan dengan membaca artikel teknologi lainnya di situs ini:


Penutup

Era Komputer Generasi Kedua membawa revolusi besar dalam dunia komputasi, menghadirkan inovasi-inovasi yang mendefinisikan pondasi teknologi modern. Penggantian tabung vakum dengan transistor, pengembangan memori inti-magnetik, dan penerapan bahasa rakitan menjadi pilar-pilar utama perubahan ini. Meskipun terbatas pada aplikasi khusus seperti penelitian atom, kontribusi komputer generasi kedua menjadi landasan untuk masa depan yang lebih canggih dalam dunia teknologi.


Anda telah membaca artikel tentang "Mengungkap Sejarah Komputer Generasi Kedua" yang telah dipublikasikan oleh Sumber Blog. Semoga bermanfaat dan menambah pengetahuan dan informasi. Terima kasih.

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *